Kiamat Kembali Diprediksi Akan Datang Pada Oktober 2017

Teori Kiamat kembali dimunculkan. Dunia diprediksi akan kiamat pada bulan Oktober tahun 2017, yang dimana sebuah planet misterius raksasa diprediksi akan menghantam bumi. David Meade, penulis buku ‘Planet X – Kedatangan 2017‘, percaya sebuah bintang, yang dia sebut ‘kembaran matahari kita akan datang menuju kutub selatan’. Demikian Dailymail, 3 Januari 2017.

Disebutkan bintang itu akan membawa tujuh planet yang mengorbitnya, termasuk Nibiru, planet biru besar yang dia acu sebagai Planet X meluncur ke planet kita. Nibiru dikenal juga dengan planet X, yang menjadi planet dugaan di tepi tata surya.

Nibiru disebut juga sebagai planet yang berbeda dengan nama lain planet X yang diusulkan oleh para astronom di Caltech pada Januari tahun lalu. Teori konspirasi percaya pengaruh gravitasi dari ‘planet nakal‘ Nibiru mengganggu orbit planet lain ratusan tahun yang lalu. Mereka mengklaim bagian yang terganggu berikutnya adalah bagian dalam tata surya kita yang bisa terjadi setiap saat.

Beberapa ilmuan mengklaim planet ini dapat mengirim partikel energi plasmatik melalui sistem tata surya. Aliran ini dapat mengganggu Bumi serta memicu perubahan bencana dari iklim di Bumi. Mereka berasumsi bahwa sejak tahun 1996, Bumi sudah mendapatkan efek mengganggu dari Planet nakal ini.

Teori konspirasi sering menyalahkan Nibiru atas bencana alam dan pola cuaca aneh dari planet ini. “Nibiru dan cerita lain tentang planet merupakan tipuan internet. Jelas itu tidak ada,” demikian penjelasan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika (NASA).

David Meade percaya planet ini diatur untuk menghantam Bumi pada oktober tahun ini. Setelah diusir ke sini oleh tarikan gravitasi dari ‘bintang biner‘ kembaran matahari yang tidak ada bukti. Dia mengatakan bintang itu sulit untuk diamati karena sudutnya tipis dengan cakrawala Bumi.

Meade mengatakan: “Sistem ini, tentu saja, tidak selaras dengan ekliptika tata surya kita, tetapi datang kepada kita dari sudut miring dan menuju Kutub Selatan. “Hal ini membuat pengamatan sulit, kecuali Anda terbang di ketinggian lebih dari Amerika Selatan dengan kamera yang sangat baik.”

Maede juga menyebutkan sejumlah ciri kehancuran dari Bumi bertambah jelas kalau memprediksi pergerakan planet-planet dalam sistem tata surya pada periode September 2017. Ia menambahkan, tepat tanggal 23 September 2017, Bulan akan muncul di bawah kaki konstelasi Virgo. Sementara Matahari bersejajar dengan Virgo. Kedua hal tersebut menjadi tanda “kematian” bagi sebuah planet.

Satu-satunya pertanda kosmos mengenai ‘kelahiran’ hanya satu dalam periode itu, yakni ketika sebuah planet melintasi di antara ‘kaki’ konstelasi Virgo. Jupiter lahir tanggal 9 September 2017.”Peristiwa selanjutnya adalah, Planet X akan menyebabkan gerhana Matahari total. Seluruh Bumi dan Bulan akan berada di kegelapan total. Inilah kehancuran, yang akan terjadi tepatnya hari Kamis, 5 Oktober 2017,” terangnya.

Prediksi Meade tentang Planet X/Nibiru yang bakal menyebabkan gerhana total dan kiamat tersebut, sebelumnya sudah diramalkan oleh Robert Vicino. Vicino yang berprofesi sebagai pengusaha bahkan membuat proyek pembangunan bunker yang bisa dijadikan tempat bertahan hidup setelah kiamat tersebut.

Namun, kita tampaknya tak perlu serius menanggapi prediksi yang dibuat Meade tersebut. Sebab, berdasarkan sejarah, prediksi kiamat yang melibatkan Planet X atau Nibiru sudah banyak dibuat tapi terbukti tak terjadi.