Inilah Alasan Mengapa Orangtua Upin-Ipin Tak Pernah Dimunculkan

Upin dan Ipin adalah serial animasi televisi Malaysia yang tayang pada 2007 yang diproduksi oleh Les ‘Copaque Production’ yang menampilkan kehidupan dan petualangan dari saudara kembar di kampung Malaysia. Upin dan Ipin diperkenalkan pada 13 September 2007 sebagai episode Ramadan atau Idul Fitri khusus untuk mengajar anak-anak tentang bulan suci Ramadan.

Dari suasana seperti itulah kisah Upin dan Ipin dibangun. Kini film animasi ini menjadi ikon produksi film di negeri jiran itu dan menurut Burhanuddin film itu telah dinikmati oleh 300 juta orang. Berkibarnya serial Upin dan Ipin ini sungguh luar biasa karena film ini diproduksi oleh sebuah perusahaan animasi independen yang tergolong kecil, yang didirikan pada bulan Desember 2005 silam.

Rahasia Upin-Ipin

Mulanya Burhanudin memasuki bisnis ini hanya untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan hanya untuk bersenang-senang. Kebetulan dia diperkenalkan dengan para lulusan animator yang bercita-cita membuat film animasi seperti Walt Disney. Burhanuddin kemudian memilih membuat film animasi Geng The Adventure Begins. Dia bersedia membiayainya sementara sang istri Ainon Ariff memegang bagian konten kreatif. Burhanuddin mendapat berbagai masukan dan disarankan membuat cerita dengan seting kampung tradisional Malaysia seperti cerita rakyat, kerajinan, dan lain sebagainya yang berbau budaya Malaysia. Semua karakter orisinil tak ada duplikat dari perusahaan besar luar negeri.

Film itu diselesaikan dalam tiga tahun. Menghabiskan dana 4 juta ringgit Malaysia (sekitar Rp 14 miliar) dan 1 juta ringgit Malaysia (sekitar Rp 3,5 miliar) dari Kementerian Inovasi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi. Film itu dirilis pada 2009. Sebagai bagian dari pemasaran Les’ Copaque dia memulainya dengan membuat cerita pendek dengan dua karakter utama yaitu Upin dan Ipin.

Pada tujuh pekan perdana saat dirilis tahun 2009 silam, film ini telah mendapatkan 6 juta ringgit Malaysia (sekitar Rp 21,3 miliar). Geng The Adventure Begins kemudian mendapat penghargaan ‘Film Animasi Terbaik’ di Kuala Lumpur International dan penghargaan bergengsi lainnya. Dalam beberapa tahun Upin dan Ipin meraih sukses internasional.

Upin-Ipin menjadi salah satu serial yang ditonton dan digemari banyak orang. Bahkan tak hanya anak kecil, banyak pula orang dewasa yang ikut menonton animasi dengan tokoh utama bocah kembar ini. Selain lucu dan menggambarkan kehidupan anak-anak sesuai realita Upin-Ipin banyak disukai lantaran dianggap mampu memberikan pesan moral dan nilai-nilai edukatif.

Tidak hanya itu, ternyata serial animasi yang satu ini menyisakan sejumlah teka-teki. Ya, kalau Anda suka atau setidaknya pernah menonton Upin-Ipin mungkin sempat bertanya-tanya mengapa sosok orang tua bocah kembar itu tak pernah dimunculkan sejak episode pertamanya? Bahkan nama dan segala hal tentang ayah dan ibu Upin-Ipin nyaris tak pernah digambarkan. Usut punya usut yang dikutip dari berbagai sumber, ternyata orang tua Upin dan Ipin tidak ditampilkan sejak awal episode karena kru dari serial ini lupa membuat karakternya. Sebab itu sosok orangtua si kembar diceritakan sudah meninggal akibat kecelakaan dan gambaran keduanya baru dimunculkan dalam episode-episode terakhir.

Dalam salah satu episode dikisahkan Upin-Ipin menerima kado ulang tahun dari Opah yang ternyata isinya adalah foto yang berisikan gambar Mak, Abah, Kak Ros, Upin dan Ipin. Meski tidak diperlihatkan wajahnya namun tampak sosok orangtua Upin-Ipin dalam foto tersebut. Terungkap pula nama ayah dari bocah kembar itu yaitu Abdul Salam yang berprofesi sebagai tentara.

Sementara sosok sang ibu digambarkan dalam salah satu episode yang berjudul ” Hari Ibu”. Dalam episode tersebut diceritakan bahwa sekolah Upin dan Ipin menggelar acara peringatan Hari Ibu. Bocah kembar itu lantas kebingungan karena tidak memiliki ibu dan keduanya kemudian bertanya pada sang nenek tentang sosok ibunya. Sang nenek pun bercerita jika Ibu Upin dan Ipin adalah sosok yang lembut dan penyayang serta suka menolong. Dia juga memiliki tahi lalat seperti sang nenek. Namun tak disebutkan siapa namanya.

Mengapa Upin-ipin berkepala botak? Ini alasan nya

Karakter Upin dan Ipin dalam film animasi asal Malaysia menjadi populer di Indonesia. Dua bocah ini terkenal dengan tingkah kocak serta ungkapan khasnya betul… betul… betul…
Karakter bocah kembar ini sangat mudah dikenali karena berkepala botak. Upin hanya memiliki sedikit rambut di tengah kepala sedangkan Sementara Ipin tak punya sama sekali.

Pemilihan karakter Upin dan Ipin ini ternyata tidak kebetulan. Kedua karakter ini dipilih karena alasan teknis. Termasuk membuat kepala Upin dan Ipin botak. Karena kembar dan tidak punya rambut, ini mempermudah aspek animasi. Membuat rambut merupakan proses animasi yang melelahkan. Karakter bocah kembar berusia lima tahun yang telah kehilangan orangtua dan tinggal di kampung bersama kakak mereka dan nenek.