Inilah Alasan Keluarga Soal Gambar Pahlawan Tjut Meutia Yang Tidak Memakai Jilbab Di Uang NKRI Baru

Sekarang ini uang rupiah keluaran terbaru sedang ramai dibicarakan. Pembicaraan ini lebih spesifiknya menyangkut gambar uang pahlawan. Gambar Tjut Meutia (Pahlawan Aceh) dalam uang pecahan Rp 1.000 menjadi pembicaraan yang paling panas diantara semuanya, yang dimana gambarnya tidak memakai jilbab.

Untuk itu, Usman Blangjruen akhirnya angkat suara mengenai gambar ini. Usman adalah warga Aceh utara yang rumahnya tidak jauh dari kediaman Tjut Meutia (berjarak 3 kilometer). Usman sekarang berusia 37 tahun, dimana ia lahir dan dibesarkan di daerah ia dilahirka.

Meski bukan langsung keturunan dari Tjut Meutia, Usman paham benar dengan sosok beliau. Hal ini karena Usman sendiri adalah cucu dari kakaknya Tjut Meutia.

Usman menceritakan Tjut Meutia adalah orang yang sangat taat dalam beribadah. Usman mengatakan saat dia masih kecil, sekitar tahun 1980-an, ia tidak melihat adanya ibu-ibu ataupun remaja-remaja di Aceh yang mengenakan jilbab seperti yang ada pada zaman sekarang.

Jika memakaipun, itu hanya akan dikenakan pada saat acara tertentu saja dan yang dikenakan pun bukan jilbab, melainkan selendang panjang yang disebut dengan tudung. Saat Usman masih bersekolah, ia melihat guru-guru serta pelajar disekolahnya tersebut masih memakai rok pendek.

Jilbab mulai dipakai di Aceh sekitar akhir tahun 1990-an. Lalu lama kelamaan hal ini menjadi kewajiban sejak aturan syariat diberlakukan dan perempuan yang tidak mengenakan jilbab akan dirazia. Jadi menurut Usman, gambar Tjut Meutia yang tidak memakai jilbab di uang baru, sudah benar.

“Jadi kalau gambar Tjut Meutia di uang baru tidak mengenakan jilbab, ya itu memang sudah benar seperti itu,” tuturnya.

Hal ini diperjelas juga oleh salah satu keluarga Tjut Meutia, Teuku Ramli, yang memberikan pernyataan senada.

“Dalam perang dulu mana ada yang memakai jilbab, jilbab kan baru-baru dipakai saat ini.” katanya saat dihubungi Tirto.id.

Sementara itu, Teuku Rusli (77 tahun) yang merupakan cucu langsung dari Tjut Meutia, menyatakan tidak keberatan dengan tampilan dari gambar neneknya di uang seribu yang baru.

Diberitakan sebelumnya dari Serambi Indonesia, adanya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Amanat Nasional, Asrizal H Asnawi yang memprotes ketiadaan jilbab di gambar Tjut Meutia.

“Kami di Aceh sedang menggalakkan penggunaan pakaian dengan aturan syariat Islam dan penegakan hukumnya, jangan dilemahkan usaha tersebut dengan gambar sang pejuang tanpa penutup kepala,” katanya.