HemaApp, Aplikasi Canggih Untuk Mendeteksi Penyakit

Semakin berkembangnya suatu negara, maka semakin banyak pula berbagai hal yang menyebabkan orang-orang terkena penyakit. Contohnya saja seperti penyakit anemia, kondisi ini disebabkan karena kekurangan gizi dan termasuk salah satu penyakit umum yang sering terjadi. Dokter di setiap rumah sakit sering mengambil darah untuk mengetahui penyakit yang di derita pasien.

Biasanya dokter menggunakan jarum dan intravena baris atau bahkan rela menghabiskan jutaan dolar untuk membeli sebuah mesin khusus yang digunakan untuk mengukur hemoglobin dalam tubuh. Tetapi sekarang insinyur listrik dan ilmuwan komputer dari University of Washington telah menciptakan ponsel dengan aplikasi HemaApp. Ini adalah sebuah aplikasi gratis yang berfungsi untuk mengukur hemoglobin dalam tubuh dan memantau kondisi tubuh.

Di negara berkembang seperti sekarang ini, banyak pekerja kesehatan masyarakat yang memiliki peralatan khusus untuk memantau kondisi mereka. Maka dari itu insinyur listrik dan ilmuwan komputer dari University of Washington sengaja menciptakan aplikasi tersebut agar memudahkan mereka dalam melakukan pekerjaan.

HemaApp mampu mengetahui apakah pasien terkena anemia atau tidak. Dengan cara menempelkan jari pasien di sinar flash kamera pada ponsel kemudian ia menganalisa warna darah untuk memperkirakan kadar hemoglobin dalam tubuh. Peneliti mengetes HemaApp di tiga tempat yang berbeda, seperti flash kamera ponsel, bola laMpu listrik biasa dan cahaya LED. Dan ternyata yang sangat ampuh terdapat di dalam flash kamera ponsel karena memiliki radiasi yang memiliki sifat penyerapan. Ponsel baru ini juga memiliki inframerah dan multi warna LED yang mempunyai kemampuan untuk mengetahui kondisi tubuh.

Aplikasi ini juga mampu mendeteksi berbagai gangguan darah lainnya menggunakan teknik yang sama. Memang benar, solusi ini tidak 100% akurat tetapi akan sangat membantu dokter untuk mendeteksi segala kondisi yang berkaitan dengan anemia. Aplikasi pada ponsel ini tidak digunakan untuk tes darah akan tetapi untuk mengukur hemoglobin. Kelainan darah umumnya ditandai dengan rendahnya tingkat hemoglobin. Ini berarti HemaApp dapat membantu mendiagnosis kondisi tersebut tanpa perlu adanya perawatan atau suntikan.

Co-penulis Doug Hawkins, obat UW, Seattle Children’s Hospital dan Seattle seorang spesialis kanker pediatrik mengatakan bahwa kemampuan HemaApp bisa menjadi perbaikan besar untuk memberikan perawatan di lingkungan yang memiliki sumber daya terbatas. HemaApp juga dapat mengetahui jumlah bilirubin dalam darah pada bayi sehingga kalian dapat mengetahui apakah bayi terkena penyakit kuning atau tidak. Saat aplikasi HemaApp aktif, kamera akan mendeteksi sejumlah tanda-tanda yang dapat merujuk pada jumlah hemoglobin dalam darah. Hasil deteksi aplikasi ini tidak jauh berbeda dengan hasil deteksi alat yang disetujui Food and Drug Administration (FDA). Jadi bisa disimpulkan aplikasi ini memang cukup akurat.

Aplikasi pintar ini juga dapat mengetahui kepadatan tulang. Dengan sebuah aplikasi aktif, tepukkan ponsel ke siku. Aplikasi tersebut akan mengukur kepadatan tulang melalui resonansi melalui sensor saat ponsel di tepukkan ke siku.
Teknologi ini memungkinkan pengguna mengelola penyakit kronis di luar klinik dan cukup menggunakan alat klinis noninvasif bahkan sangat berguna untuk mengelola data kesehatan elektronik dan mencari tahu uji klinis yang paling efektif.

Zaman sekarang ini emang canggih banget yaah. Banyak sekali teknologi-teknologi canggih yang dapat digunakan untuk kehidupan. Salah satunya seperti contoh diatas. Keren banget bukan?